Apa itu Linux Server ? Yang dimaksud Linux adalah perangkat lunak atau software sistem operasi yang sifatnya open source dan gratis untuk di dapatkan maupun di sebarluaskan dengan lisensi GNU. OS Linux merupakan turunan dari unix dan dapat digunakan pada bermacam-macam komputer. Dengan Linux maka pengguna dapat memperoleh softawer yang lengkap dengan source code-nya. Bahkan pengguna dapat mengubah atau memodifikasi source code-nya, dan semua itu legal tentunya di bawah lisensi GNU.Pada os Linux ini kebebasan dan gratis lah yang paling utama, sehinggga pengguna mendapatkan source code-nya dan tentunya hal ini sangat menguntungkan bagi para programer maupun para administrator. Sedangkan nama Linux diambil dari nama yang membuatnya ialah Linus Torvalds, Linux diperkenalkan pada tahun 1991. Saat ini OS Linux sudah banyak digunakan di Indonesia karena memiliki banyak keunggulan terutama untuk sistem operasi server karena sifatnya yang gratis dan sangat handal. Linux sendiri saat ini terus berkembang, beberapa sistem operasi linux yang populer misalnya seperti Ubuntu, Fedora, Debian, dan sebagainya.
Disni saya akan membahas bagaimana cara pemanfaatan Lnux Server
berdasarkan feature service , model jaringan dan lain lain . sebelum
kita masuk ke pemanfaatan Linux Server kita harus kenali dulu
spesifikasi minimum untuk instalasi Linux Server .
A Kebutuhan hardware (Perangkat Keras) Komputer Server .
Hardware adalah perangkat keras yang dimilki oleh sebuah
sistem komputer, sedangkan hardware jaringan komputer adalah perangkat
keras yang berfungsi untuk menghubungkan komputer yang satu dengan
komputer lainnya dalam sebuah jaringanyang bertujuan untuk berbagi data,
informasi dan peralatan lainnya perangkat ini bersifat fisik atau
terlihat wujudnya.
Hardware yang di butuhkan pertama :
1. Modem
Modem digunakan oleh jaringan agar jaringan bisa terhubung dengan internet .
![]() |
| Contoh Gambar Modem |
2. NIC ( Network Internet Card ) atau Kartu Jaringan .
NIC
adalah sebuah hardware untuk mendukung jaringan komputer yang berfungsi
untuk menghubungkan komputer yang satu dengan komputer lainnya, bentuk
NIC berupa kepingan komponen yang bisa di bongkar pasang pada slot PCI
atau slot PCIE yang terdapat di main board komputer.
Pada NIC terdapat sebuah port khusus biasanya berupa port RJ 45 yang digunakan untuk menghubungkan komputer yang satu dengan komputer lainnya menggunakan Konektor RJ 45 dan kabel UTP, untuk beberapa NIC juga dilengkapi dengan Komponen Wireless.
![]() |
| Contoh Gambar NIC |
3. HUB .
Hub merupakan perangkat keras jaringan yang dapat digunakan sebagai terminal port untuk menghubungkan komputer dalam jaringan, HUB biasanya memiliki banyak port RJ45, jumlah port dalam sebuah Hub minimal 4 port. setiap komputer agar saling terhubung satu sama lain dalam jaringan biasanya menggunakan HUB.
![]() |
| Contoh Gambar HUB |
4. Kabel UTP
Kabel
UTP adalah kabel jaringan dengan 8 kabel warna-warni didalamnya, untuk
menghubungkan komputer satu dengan lainnya dalam jaringan biasanya
menggunakan kabel UTP yang sudah dihubungkan dengan konektor RJ 45,
![]() |
| Contoh Gambar Kabel UTP |
5. Konektor RJ - 45
adalah konektor yang digunakan untuk menghubungkan kabel RJ 45, konektor RJ 45 semacam ject yang memiliki 4 pin didalamnya.
![]() |
| Contoh Gambar RJ -45 |
6. Bridge
Bridge digunakan untuk menghubungan antar jaringan yang mempunyai protokol yang sama. Hasil akhirnya adalah jaringan logis tunggal. Bridge juga dapat digunakan jaringan yang mempunyai media fisik yang berbeda.
Contoh:
menghubungkan jaringan yang menggunakan fiber optik dengan jaringan yang menggunakan coacial.
Bridge mempelajari alamat tujuan lalulintas yang melewatinya dan mengarahkan ke tujuan. Juga digunakan untuk menyekat jaringan. Jika jaringan diperlambat dengan adanya lalulintas yang penuh maka jaringan dapat dibagi menjadi dua kesatuan yang lebih kecil.
Contoh:
menghubungkan jaringan yang menggunakan fiber optik dengan jaringan yang menggunakan coacial.
Bridge mempelajari alamat tujuan lalulintas yang melewatinya dan mengarahkan ke tujuan. Juga digunakan untuk menyekat jaringan. Jika jaringan diperlambat dengan adanya lalulintas yang penuh maka jaringan dapat dibagi menjadi dua kesatuan yang lebih kecil.
![]() |
| Contoh Gambar Bridge |
Pada
penjelasan di atas saya sudah menjelaskan Hardware yang kita butuhkan
untuk membangun server berbasis Linux . Nah, disini saya akan
menjelaskan juga spesifikasi minimum untuk membangun linux berbasis
server . Ada begitu banyak distro berbasis linux, disini saya akan lebih
memfokuskan linux server berbasis ubuntu server . kenapa ubuntu server ?
karena saya disini baru mencoba sendiri distro inux berbasis ubuntu
server .
B. Ubuntu Server
paket-paket perangkat lunak ubuntu berasal dari paket tidak stabil debian; ubuntu memakai format paket dan manajemen paket debian (apt dan synaptic). paket debian dan ubuntu tak jarang tidak cocok. paket debian sering kali perlu dibuat ulang dari source agar dapat dipakai di ubuntu, begitu juga sebaliknya. ubuntu bekerja sama dengan debian untuk berusaha agar perubaha-perubahan sistem ubuntu mengarah kembali ke debian, namun hal ini hampir tak terlaksana. penemu debian, ian murdock, pernah berkata bahwa paket ubuntu berpotensi mengarah terlalu jauh dari debian. sebelum setiap rilis ubuntu, paket-paket membisubil dari paket tidak stabil debian dan digabung dengan modifikasi ubuntu. sebulan sebelum periverbal, pengamjikan paket dihentikan dan kerja setelahnya ialah memastikan paket-paket yang sudah membisubil bekerja dengan baik.
ubuntu sekarang dibiayai oleh canonocal ltd. pada 8 juli 2005 mark shuttleworth mendirikan pendirian ubuntu foundation dan memperlihatkan pendanaan awal sebesar us$10 juta. tujuan dari pendirian yayasan ini ialah untuk memastikan pengembangan dan dukungan semua versi ubuntu dapat terus berjalan.pada 31 oktober 2011, mark shuttleworth mengumumkan bahwa ubuntu 14.04 akan mendukung smartphone, tablet, dan smart tv. dan desain-desainnya pun sudah mulai dirancang
Ubuntu
ialah salah satu proyek andalan debian. sasaran awal ubuntu ialah
menciptakan sistem operasi desktop linux yang tergampang dipakai. ubuntu
dijadwalkan dirilis setiap 6 bulan sesampai sistem ubuntu dapat terus
diperbarui. ubuntu pertama kali dirilis pada 20 oktober 2004. semenjak
itu, canonical telah merilis versi ubuntu yang baru setiap 6 bulan
sekali. setiap rilis didukung selama 18 bulan untuk pembaruan sistem,
keamanan, dan kesalahan (bug). setiap 2 tahun sekali (versi xx.04dengan x
angka genap) akan menerima long term support(lts) selama 3 tahun untuk
desktop dan 5 tahun untuk edisi server. namun ubuntu 12.04 yang akan
dirilis april 2012 akan menerima pembaruan sistem selama 5 tahun.
perpanjangan dukungan ini bertujuan untuk mengakomodasi urusan ekonomi
dan pengguna it yang bekerja pada siklus panjang dan pertimbangan biaya
yang mahal untuk memperbarui sistem.
paket-paket perangkat lunak ubuntu berasal dari paket tidak stabil debian; ubuntu memakai format paket dan manajemen paket debian (apt dan synaptic). paket debian dan ubuntu tak jarang tidak cocok. paket debian sering kali perlu dibuat ulang dari source agar dapat dipakai di ubuntu, begitu juga sebaliknya. ubuntu bekerja sama dengan debian untuk berusaha agar perubaha-perubahan sistem ubuntu mengarah kembali ke debian, namun hal ini hampir tak terlaksana. penemu debian, ian murdock, pernah berkata bahwa paket ubuntu berpotensi mengarah terlalu jauh dari debian. sebelum setiap rilis ubuntu, paket-paket membisubil dari paket tidak stabil debian dan digabung dengan modifikasi ubuntu. sebulan sebelum periverbal, pengamjikan paket dihentikan dan kerja setelahnya ialah memastikan paket-paket yang sudah membisubil bekerja dengan baik.
ubuntu sekarang dibiayai oleh canonocal ltd. pada 8 juli 2005 mark shuttleworth mendirikan pendirian ubuntu foundation dan memperlihatkan pendanaan awal sebesar us$10 juta. tujuan dari pendirian yayasan ini ialah untuk memastikan pengembangan dan dukungan semua versi ubuntu dapat terus berjalan.pada 31 oktober 2011, mark shuttleworth mengumumkan bahwa ubuntu 14.04 akan mendukung smartphone, tablet, dan smart tv. dan desain-desainnya pun sudah mulai dirancang
Berikut Kelebihan dan kekurangan ubuntu server
1. Kelebihan ubuntu server:
- Freeware, yaitu software yang bersifat free tanpa ada tuntutan dari hak cipta.
- Kita bisa mencoba menggunakan ubuntu tanpa perlu menginstalnya kedalam hard disk computer, dengan menggunakan fitur Live CD pada Ubuntu melalui proses boot pada CD atau flash disk saja.
- Start / shutdown cepat.
- Tahan virus.
- Hasil update game online tersimpan dalam server (patch game online) termasuk flash player.
- Performansi bagus (speedy 1 Mbps terasa seperti speedy 2 Mbps)
- Dengan sedikit oprek pada squid bisa cache dinamic content seperti video youtube.
- Banyak yang mengatakan kalau kepingin bisa cache youtube harus pake LUSCA,
- Tersedia banyak aplikasi mulai dari aplikasi Office (libreOffice,openOffice), browsing (Firefox, chromunium), multimedia (Rhythmbox, VLC player), grafik (GIMP, shotwell), game (linecity, hedgewar), edukasi/pendidikan (educational suite gcomprize,quran) dan berbagi aplikasi lainnya yang sebagian besar diantaranya adalah gratis (free).
- Terdapat lebih dari 55 bahasa, termasuk bahasa Indonesia. Sehingga memudahkan anda dalam menggunakan Ubuntu, jika anda tak mengerti bahasa Inggris.
- Tidak begitu membutuhkan hardware yang terlalu besar kapasitasnya maupun biayanya.
- Akses data full proteksi dari pengguna
2. Kelemahan Ubuntu server:
- Struktur direktori dan hak akses yang sudah terbiasa dengan Windows dan belum mengenal UNIX/Linux sama sekali.
- Proses instalasi agak lama karena paket yang di install harus update secara online.
- Belum user friendly, dikarenakan sebagian besar pengguna Ubuntu berasal dari migrasi Windows dan lainnya.
- Tak semua aplikasi windows anda kompatibel dengan wine sehingga aplikasi kegemaran anda mungkin tidak bisa digunakan di Ubuntu.
C. Feature Service Ubuntu server .
Ubuntu sangat terkenal dengan CLI-nya (Command Line Interface).CLI
sendiri adalah antar muka yang tidak menyediakan grafik, baik berupa
gambar-gambar, jendela-jendela ataupun animasi-animasi yang bisa
memanjakan pengguna, melainkan hanya berupa teks yang harus diketikkan
oleh pengguna.
Jadi,
apabila kita ingin melakukan operasi dalam sistem operasi tersebut,
misalnya melakukan copy, rename, cut, delete, dan sebagainya, maka kita
harus megetikkan perintah berupa teks dengan cara manual dan bukan
dengan klik menggunakan mos seperti pada interface GUI (Graphic User
Interface).Semakin
lama, semakin banyak para pengguna komputer yang menjadikan Linux
sebagai Sistem Operasi utamanya. Selain sifatnya yang open source,
ternyata sistem operasi Lin ux ini juga lebih banyak menuntut kita untuk
terus mempelajarinya.
Berikut
ini adalah beberapa kode perintah yang bisa digunakan di sistem operasi
Ubuntu pada mode CLI, baik Desktop maupun Server, yang juga banyak
untuk bisa digunakan pada distro yang lain. Pada contoh ini saya
menggunakan Ubuntu Server.
2. cdBerfungsi untuk berpindah direktoriPenggunaan : cd alamat_direktoriContoh : root@ubuntu/home#cd bin (Berpindah dari home menuju bin)
3. cd ..Berfungsi untuk kembali dari direktoriPenggunaan : cd ..Contoh : root@ubuntu/home/bin# cd .. (Kembali dari bin menuju home)
4. mkdir (make directory)Berfungsi untuk membuat direktoriPenggunaan : mkdir [nama-direktori]Contoh : root@ubuntu/home/#mkdir bin (Membuat direktori bernama "bin")
5. catBerfungsi untuk membuat filePenggunaan : cat >nama_fileContoh : root@ubuntu/home/#cat > bin lalu "enter" Biodata
ctrl+c (mengakhiri dan simpan) (Membuat file bernama "bin" dengan isi file "Biodata")
6. rm (remove file)Berfungsi untuk menghapus filePenggunaan : rm nama_fileContoh : root@ubuntu/home/bin #rm biodata lalu "enter" (menghapus file bernama "Biodata")
7. rmdir (remove direktori)Berfungsi untuk menghapus direktoriPenggunaan : rmdir nama_direktoriContoh : root@ubuntu/home#rmdir bin lalu "enter" (menghapus direktori bernama "bin")
Nah, itulah beberapa kode perintah yang paling utama dengan cara pemaikaiannya. Untuk selanjutnya kalian bisa mencoba menggunakan beberapa kode perintah untuk sistem operasi linux ubuntu di dalam mode CLI, berikut ini Perintah-perintah Dasar Linux Ubuntu Server (CLI) :
- :q berfungsi untuk keluar dari editor tanpa menyimpan file
- :w berfungsi untuk menyimpan file (save)
- :wq berfungsi untuk keluar dari editor sekaligus menyimpan file
- adduser berfungsi untuk menambah pengguna baru
- apropos berfungsi untuk untuk Mencari perintah – perintah atau file yang mengandung huruf yang dimaksud
- apropos topic berfungsi untuk menampilkan bantuan manual berdasarkan topik
- bc berfungsi untuk menampilkan calculator
- bunzip2 berfungsi untuk meng-uncompress file dengan format (*.bz2) dengan utiliti “bzip2”, digunakan pada file yang besar
- cal berfungsi untuk menampilkan/melihat kalender
- cat /etc/printcap berfungsi untuk melihat printer yang telah disetup
- cat /proc/cpuinfo berfungsi untuk melihat file pada /proc directori yang bukan merupakan file nyata
- cat /proc/filesystems berfungsi untuk melihat filesystem yang digunakan
- cat /proc/interrupts berfungsi untuk melihat alamat interrupt yang dipakai
- cat /proc/version berfungsi untuk melihat Versi dari Linux dan informasi lainnya
- cat berfungsi untuk membuat file
- cd berfungsi untuk berpindah ke direktori lain
- chfn berfungsi untuk Merubah informasi dari user
- chmod berfungsi untuk mengatur hak akses suatu file atau direktori
- clear berfungsi untuk membersihkan seluruh layar terminal, (sama dengan perintah CLS di DOS)
- cp berfungsi untuk menyalin sebuah file
- cut berfungsi untuk Mengambil kolom tertentu dari baris-baris masukannya yang ditentukan pada option –c
- date berfungsi untuk menampilkan tanggal dan waktu
- df -h (disk free) berfungsi untuk melihat informasi pemakaian disk pada seluruh system
- Dmesg berfungsi untuk melihat hardware yang sedang beraktifitas
- du / -bh (disk usage) berfungsi untuk melihat secara detil pemakaian disk untuk setiap direktori, dimulai dari root
- echo $PATH berfungsi untuk melihat isi dari variabel PATH
- Echo berfungsi untuk menuliskan sesuatu kata atau kalimat ke sebuah file
- file berfungsi untuk melihat ekstensi / tipe suatu file yang dimaksud
- find / -name berfungsi untuk mencari “namafile” pada komputer anda dimulai dengan direktori /
- finger berfungsi untuk melihat informasi user
- grep berfungsi untuk mencari kata di dalam suatu file
- gunzip berfungsi untuk meng-uncompress sebuah file zip (*.gz” or *.z). dengan menggunakan gzip (juga zip atau compress) jika anda menginginkan mengompress file
- halt berfungsi untuk mematikan sistem
- history berfungsi untuk melihat perintah apa saja yang telah digunakan
- hostname berfungsi untuk menampilkan nama local host
- Id berfungsi untuk melihat ID yang ada di Linux, baik ID dari User, Grup, Device yang terpasang
- id username berfungsi untuk mengecek user id (uid) atau group id (gid)
- Ifconfig berfungsi untuk melihat informasi pada kartu jaringan, seperti IP address, Mac address, dan lain-lain
- kill berfungsi untuk menghentikan proses yang sedang berjalan
- last berfungsi untuk melihat user sebelumnya yang telah login di komputer
- less berfungsi untuk melihat suatu file layar per layar, dan tekan tombol “q” apabila ingin keluar
- ln -s berfungsi untuk membuat Simbolic Links
- locate berfungsi untuk mencari suatu file pada direktori lain yang sedang tidak dikunjungi. Catatan : Sebelum menuliskan perintah locate, tuliskan perintah updatedb. Tunggu hingga selesai, baru tuliskan perintah locate
- ls -a berfungsi untuk menampilkan semua file atau direktori yang tersembunyi
- ls -f berfungsi untuk menampilkan semua file atau direktori tanpa proses shorting
- ls –l berfungsi untuk melihat semua file lengkap
- Lshw berfungsi untuk melihat hardware komputer
- Lspci berfungsi untuk melihat perangkat pci yang sedang terkoneksi ke komputer
- Lsusb berfungsi untuk melihat perangkat usb yang sedang terkoneksi ke komputer
- lynx berfungsi untuk melihat file html atau browse ke net dengan text mode
- man (manual) berfungsi untuk menampilkan halaman manual untuk semua perintah UNIX
- mc berfungsi untuk menjalankan “Midnight Commander” sebagai file manager
- mcopy berfungsi untuk menyalin suatu file dari atau ke dos filesystem
- mkdir berfungsi untuk membuat direktori baru
- more berfungsi untuk untuk melihat isi suatu file
- mv berfungsi untuk memindahkan file, bisa juga untuk merubah nama sebuah file
- nano berfungsi untuk text editor (notepad)
- passwd berfungsi untuk menggunakan password
- pg berfungsi untuk melihat isi suatu file dengan fasilitas melihat isi file dari atas dan untuk kebawah menggunakan tombol Enter untuk perlayar
- pico –w berfungsi untuk mengedit suatu text file, dengan menonaktifkan fungsi word wrap
- pr berfungsi untuk mencetak isi file ke printer
- ps (print status) berfungsi untuk melihat proses-proses yang dijalankan oleh user
- ps axu berfungsi untuk melihat seluruh proses yang dijalankan, walaupun tanpa terminal control, juga ditampilkan nama dari user untuk setiap proses
- pwd berfungsi untuk menampilkan nama direktori dimana Anda sedang berada
- reboot berfungsi untuk menghidupkan ulang sistem/kompute
- restart berfungsi untuk menjalankan ulang service yang sedang berjalan
- rlogin (remote login) berfungsi untuk menghubungkan anda kekomputer lain
- rm –f (file remove) berfungsi untuk menghapus file nya saja, tanpa direktori dan subdirektorinya
- rm berfungsi untuk menghapus file
- rm –r (recursive remove) berfungsi untuk menghapus file, direktori dan subdirektorinya
- rmdir berfungsi untuk menghapus direktori
- rsh (remote shell) sebagai jalan lain untuk menghubungkan anda ke remote machine
- rwho –a berfungsi untuk melihat semua user yg login pada network anda
- set berfungsi untuk melihat environment dari user yang aktif
- shutdown berfungsi sama seperti halt, digunakan untuk mematikan sistem
- sort berfungsi untuk mengurutkan suatu file teks menurut abjad
- start berfungsi untuk menjalankan sebuah service
- startx berfungsi untuk menjalankan X-window server dan meload default windows manager
- stop berfungsi untuk menghentikan sebuah service yang sedang berjalan
- sudo berfungsi untuk menjalankan perintah sebagai root
- tail berfungsi untuk menampilkan 10 baris terakhir dari suatu file
- talk berfungsi untuk dengan user lain yg sedang login pada mesin kita
- tar berfungsi untuk mengekstrak file dengan format *tar.gz *.tgz
- tar –zxvf berfungsi untuk meng-untar sebuah file tar sekaligus meng-uncompress file tersebut (*.tar.gz atau *.tgz)
- telnet berfungsi untuk untuk menghubungkan komputer kita ke komputer lain dengan menggunakan protokol TELNET
- time berfungsi untuk melihat jumlah waktu yg ditangani
- Top berfungsi untuk melihat proses yang sedang berjalan, seperti Task Manager pada Windows
- touch berfungsi untuk membuat file baru dalam keadaan kosong
- uniq berfungsi untuk Menghilangkan baris – baris berurutan yang mengalami duplikasi
- unzip berfungsi untuk mengekstrak atau mengurai file yang dikompress dalam bentuk *.zip
- uptime berfungsi untuk melihat jumlah waktu pemakaian komputer oleh seseorang, terhitung proses reboot terakhir
- W berfungsi untuk Melihat siapa saja yang sedang Login dengan informasi yang sangat lengkap
- wall untuk pengiriman pesan oleh super user
- wc berfungsi untuk menghitung jumlah kata, jumlah baris dan jumlah karakter dalam suatu file
- whatis berfungsi untuk menampilkan fungsi dari suatu perintah saja yang dimaksud
- whatis addgroup berfungsi untuk untuk mengetahui apa itu addgroup
- whatis adduser berfungsi untuk untuk mengetahui apa itu adduser
- whatis date berfungsi untuk untuk mengetahui apa itu date
- which berfungsi untuk menunjukan lokasi dari suatu perintah .
Kode kombinasi menggunakan tombol keyboard, Linux Ubuntu Server mode CLI
Ctrl + A untuk ke awal baris yang sedang Anda ketikkan.
Ctrl + E Ke akhir baris yang sedang Anda ketikkan.
Ctrl + L Membersihkan seluruh layar terminal, seperti perintah clear.
Ctrl + U Bersihkan baris sebelum posisi kursor. Kalau Anda di akhir baris, akan menghapus semua barisnya.
Ctrl + H Seperti backspace.
Ctrl + R Mencari perintah Anda sebelumnya.
Ctrl + C Matikan apa pun yang sedang Anda jalankan.
Ctrl + D Keluar dari shell saat ini.
Ctrl + Z Menaruh apa pun yang Anda jalankan di Terminal ke suspended background process. Fg mengembalikannya.
D. Pemanfaatan server berbasis linux
File Server
File server merupakan sebuah layanan tempat penyimpanan file dengan terpusat dalam sebuah mesin. File server bisa dikatakan sebagai jantungnya dari kebanyakan jaringan, dengan perangkat komputer yang berkecepatan tinggi, memiliki memori atau kapasitas RAM besar, dan juga didukung oleh kartu jaringan cepat.
Ctrl + A untuk ke awal baris yang sedang Anda ketikkan.
Ctrl + E Ke akhir baris yang sedang Anda ketikkan.
Ctrl + L Membersihkan seluruh layar terminal, seperti perintah clear.
Ctrl + U Bersihkan baris sebelum posisi kursor. Kalau Anda di akhir baris, akan menghapus semua barisnya.
Ctrl + H Seperti backspace.
Ctrl + R Mencari perintah Anda sebelumnya.
Ctrl + C Matikan apa pun yang sedang Anda jalankan.
Ctrl + D Keluar dari shell saat ini.
Ctrl + Z Menaruh apa pun yang Anda jalankan di Terminal ke suspended background process. Fg mengembalikannya.
D. Pemanfaatan server berbasis linux
Masuklah kita pada
pembahasan terakhir yaitu tentang pemanfaatan server berbasis linux. Ada
banyak sekali pemanfaatan server berbasis linux yaitu web hosting ,
Hosting Server , Dns server , File Server . disini saya hanya
memfokuskan untuk membahas pemanfaatan file server dan implementasinya .
di thread selanjutnya saya akan menjelaskan web host , hosting server
DLL :D .
File Server
File server merupakan sebuah layanan tempat penyimpanan file dengan terpusat dalam sebuah mesin. File server bisa dikatakan sebagai jantungnya dari kebanyakan jaringan, dengan perangkat komputer yang berkecepatan tinggi, memiliki memori atau kapasitas RAM besar, dan juga didukung oleh kartu jaringan cepat.
Tugas dari file server ini memang terlihat begitu kompleks, di mana file server harus menyimpan sebuah informasi lalu membaginya dengan cepat. Keuntungan dalam menggunakan aplikasi file server ini yaitu lebih hemat untuk penggunaan Resources atau sumber daya, khususnya media penyimpanan yang disebut juga sebagai hard disk yang berperan sebagai tempat penyimpan file.
Tugas dari file server ini memang terlihat begitu kompleks, di mana file server harus menyimpan sebuah informasi lalu membaginya dengan cepat. Keuntungan dalam menggunakan aplikasi file server ini yaitu lebih hemat untuk penggunaan Resources atau sumber daya, khususnya media penyimpanan yang disebut juga sebagai hard disk yang berperan sebagai tempat penyimpan file.
Apabila pada satu jaringan terdapat beberapa macam sistem dari berbagai platform, maka diperlukan sebuah program untuk menjembatani agar semua mesin tadi bisa saling berhubungan antara satu dengan yang lainnya. Adapun program untuk dapat menjembatani UNIX atau Linux memakai Windows dan cukup populer yaitu Samba. Adapun kegunaan dari Samba itu sendiri adalah :
• Untuk menempatkan Linux atau mesin Unix untuk dijadikan Primary Domain Controller layaknya yang dilakukan oleh NT.
• Untuk menyambungkan tiap LInux atau mesin Unix melalui Windows atau mesin Dos.
Dengan demikian, melalui Samba sendiri Anda bisa membuat sebuah server memakai klien produk pada Microsoft Windows dengan berbagai macam layanan berikut ini :
• Untuk membantu atau memberikan dengan memakai WNS name server resolution.
• Dapat berbagi printer dan file.
• Dapat memberikan otentikasi untuk tiap klien saat login menuju domain.
• Dapat membantu user untuk membrowsing pada Networks neighbourhood.
Berdasarkan banyaknya aplikasi untuk dipakai pada tiap layanan aplikasi file server sendiri, praktisi lapangan biasanya paling banyak untuk memilih sebuah aplikasi Samba.
Sebab tak hanya menyediakan layanan untuk penyimpanan file yang terpusat dan juga aman, bahkan klien yang selalu mengakses jaringan tidak di batasi hanya satu jenis sistem operasi pada umumnya.
Baiklah sekian dulu penjelasan dari saya tentang pemanfaatan linux server next thread saya akan menjelaskan tentang web hosting DLL :)








Komentar
Posting Komentar